Will You Remember Me?
Sudahkah anda melihat iklan Tropicana Slim yang baru?
Kalau anda belum pernah melihat iklan yang baru ini, iklan ini menggambarkan seorang lelaki yang sedang pulang ke kota asalnya dengan kereta, kemudian dia bertemu dengan pacarnya. Lalu, mereka berdua duduk di café kemudian minum kopi bareng menggunakan gula Tropicana Slim. Kemudian muncul flashback dari mereka kecil sewaktu camping, mereka menggunakan Tropicana Slim dan sebagainya.
Iklan yang dibalut lagu yang menarik ini sangat menarik perhatian saya. Selain lagunya yang sangat enak didengar, konsep iklan Tropicana Slim yang baru ini sangat – sangat berbeda! Iklan sebelumnya tidak jauh dari kata “diet” & “diabetes” dengan beberapa cerita seperti kakek yang takut makan makanan manis karena penyakit gula yang dideritanya, & wanita arisan yang takut gendut sehingga tidak makan makanan manis. Iklan ini membentuk #Positioning Tropicana Slim sebagai gula sehat yang rendah kalori untuk orang diabetes.
Namun, iklan yang terbaru ini benar benar bebas dari semua itu! TS sepertinya ingin merubah #Positioning yang dibuatnya atau #RePositioning merek tersebut. TS ingin merubah imagenya dari “gula sehat” menjadi “gula regular” Gula regular maksud saya disini adalah gula yang digunakan sehari hari. Artinya tidak usah orang yang diabetes atau ingin diet yang menggunakan TS namun orang yang ingin sehat juga bisa. Intinya pesan yang ingin disampaikan adalah ketika kita sehat, maka kita bisa menikmati setiap hal manis di dalam hidup kita, oleh karena itu jadikanlah sehat sebagai gaya hidup dengan menggunakan gula TS Sweetener! Oleh karena itu juga Tropicana Slim merubah Tagline dari “For a Better Life” menjadi “Sweet Moment Last Longer”
Menurut saya, TS ingin meraih pasar baru untuk memperluas pangsa pasarnya sehingga TS memutuskan untuk melakukan #RePositioning produknya! TS tidak hanya ingin menarget segmen orang yang ingin diet & penderita diabetes. Namun, TS juga ingin menarget orang yang sudah sadar kesehatan, dan menjadikan kesehatan sebagai gaya hidup!
Menurut saya, strategi TS yang baru ini sangat menarik! Konsep iklan yang dibalut dengan cantik yang diiringi lagu yang manis cukup menimbulkan Word of Mouth atau #WOM. Bahkan, lagunya pun disediakan untuk di download di website tersebut. Yang menariknya lagi, penyanyi lagu tersebut sampai sekarang identitasnya masih dirahasiakan, entah itu memang strategi TS untuk menimbulkan #WOM, atau memang ada beberapa kebijakan TS.
Pelajaran apa yang bisa dipelajari? Menurut saya, terkadang kita tidak perlu mengeluarkan produk baru untuk meraih pangsa pasar yang lebih besar. Kita hanya cukup mengubah #Positioning atau melakukan #RePositioning. Konsep iklan yang tidak berlebihan yang diusung oleh TS juga berhasil menjadi perhatian. Konsep yang dieksekusi dengan baik! Saya gak tau siapa yang bikin iklan ini, namun two thumbs up for them!
Jika ada yang ingin melihat iklan ataupun mendownload lagunya , ini alamat websitenya : www.tropicanaslim.com
Ada yang ingin berkomentar?
RD
Mama..Bolo..Bolo..
Mama..Bolo..Bolo..
Siapa yang tidak pernah dengar kalimat diatas?
Jika pernah mendengar, artinya anda sependapat sama saya kalau itu adalah judul lagu yang pernah dinyanyikan oleh Tina Toon! Lagu ini pernah booming karena Tina Toon menyanyikan lagu lucu ini dengan goyangan kepala ala Tina Toon yang tidak bisa ditiru oleh penyanyi cilik jaman itu. Oleh karena itu, Bolo Bolo ini diasosiasikan kepada Tina Toon karena setiap kali tampil di tv, Tina Toon selalu menggoyangkan kepala khas nya itu!
Oleh karena asosiasi tersebut, ketika Tina ingin mengubah image nya dari penyanyi kecil menjadi penyanyi remaja, Tina mengalami kesulitan dalam mengubah image tersebut. Bolo bolo yang sudah sangat kuat selalu terasosiasikan dengan mudah dalam benak masyarakat Indonesia. Namun, apakah itu menjadi penghalang untuk Tina? Seharusnya sih tidak jadi soal ya, karena banyak artis cilik yang merubah #Positioning mereka dan berhasil, contohnya sih Agnes Monica & Sherina Munaf.
Sebelum masuk ke pembahasan lebih dalam, apakah itu #Positioning? Secara gampangnya, #Positioning adalah upaya agar merek kita bisa masuk dan menempati posisi di pikiran target market kita. Mungkin jika ingin mengerti lengkapnya, baca ajah buku Marketing dari para ahli ahli #Marketing. Banyak kok, tenang ajah :p
Menurut saya pribadi, #Positioning Tina Toon sebagai penyanyi kecil dengan bolo bolo sudah sangat kuat melekat di benak masyarakat, dan seharusnya ketika Tina memutuskan ingin me #RePositioning atau mengubah identitas dirinya sendiri, Tina harus meninggalkan nama “Toon”nya. Karena #Brand image “Tina Toon” sangat susah dirubah di masyarakat! Jika #Brand image Tina Toon dipakai untuk mengkomunikasikan identitas atau imagenya yang baru, menurut saya sih kurang tepat.
Sama seperti Joshua Suherman yang ingin meninggalkan image anak –anaknya, kemudian membentuk grup “Jo Inside”. Single pertama band ini adalah “O Box Part 2”, sebenarnya sih lagu Diobok Obok waktu dia kecil diubah menjadi lebih dewasa. Lirik awalnya berbunyi “Diobok Obok Cintaku Diobok Obok….” Menurut saya sih ini fatal banget ya, tampaknya Joshua ingin mengulangi kesuksesannya dengan lagu Diobok Obok sewaktu dia masih jadi penyanyi cilik, padahal dia sudah menjadi Penyanyi Remaja, bahkan lagunya pun liriknya jika dibaca lebih lanjut terkesan “ngawur” alias maksa.
Menurut saya, fatal akibatnya jika kita salah menentukan #Positioning merek kita. Contohnya seperti kasus Tina Toon yang saya jelaskan di atas, #Brand Tina Toon sudah “diposisikan” di benak masyarakat sebagai penyanyi cilik dengan bolo bolo sehingga susah untuk mendongkrak image yang ingin dirubah. Joshua menurut saya sudah melakukan hal yang benar dengan merubah nama atau #Brand menjadi Jo Inside, namun kesalahannya yang fatal adalah menggunakan lagu “O Box Part 2” Selain lagunya yang lumayan fatal kesalahannya, dia menggunakan single yang sama sewaktu dia masih jadi penyanyi cilik kan? Intinya, dia seolah olah ingin menunjukan bahwa “ini loh gue, bekas penyanyi cilik yang terkenal dengan lagu diobok obok” padahal dia ingin membentuk image yang lebih dewasa. Intinya, #Positioning yang ada jadi kabur dan gak jelas.
Oleh karena itu, #Positioning menjadi sangat penting dalam #Marketing, karena itulah yang membentuk identitas kita di benak target market kita. Jangan sampai salah menentukan #Positioning karena menurut Al Ries & Jack Trout, perang yang sesungguhnya terjadi di kepala pelanggan. #Positioning sebuah produk sangat diperlukan sebelum merebut hati para calon pelanggan. #Positioning merupakan bagian vital karena itu merupakan basis dari pembentukan #Brand Image yang akan dikomunikasikan.
Well.. That is what I want to share. Maaf kalau ada salah kata yah..Im still newbie
Ada masukan?
RD
#Marketing is Simple!
Pada awalnya, saya gag pernah niat untuk masuk jurusan yang namanya #Marketing. Saya gag ngerti apa sih seninya masuk jurusan ini, jualan aja kok susah? Namun, persepsi saya berubah setelah saya membaca buku New Wave Marketing yang dikarang oleh Bapak Marketing Indonesia, Hermawan Kartajaya! Teori 12’c yang ada di buku tersebut kemudian membuat saya menjadi tertarik dengan konsep #Marketing yang ditawarkan beliau.
Teori 12 c’s dari beliau di buku New Wave Marketing berangkat dari 9 elemen #Marketing yang selalu digunakan di buku yang ditulisnya. Penjelasan beliau sangat simple, namun berbobot dan dijelaskan secara sistematis! Karena teori 12’cs itu cukup ribet, lebih baik kita mengetahui dasarnya yaitu teori Marketing Plus 2000.
Menurut beliau, sebelum menentukan 9 element #Marketing ada baiknya sebuah perusahaan/marketer mengidentifikasi 4’C ini, yaitu Competitor, Customer, Company & Change. Competitor atau pesaing, Customer atau pelanggan, Company atau perusahaan kita sendiri, & Change atau perubahan di pasar. Change terdiri atas 5 elemen, yaitu Teknologi, Political –Legal, Ekonomi, Social & Culture, & Market. Competitor & Customer merupakan faktor external, sedangkan Company adalah keadaan perusahaan kita sendiri atau faktor internal, dan Change mempengaruhi ke 3 elemen ini. Intinya, sebuah Perusahaan/Company harus membuat strategi berdasarkan kekuatan sendiri untuk mengantisipasi Pesaing/Competitor yang memenuhi Needs & Wants Pelanggan/Customer dengan memperhatikan Perubahan/Change yang terjadi agar tidak ketinggalan jaman! Inilah yang saya suka dari teori Hermawan Kartajaya, simple tapi mantap! Intinya, kenali dulu medan perang & keadaannya, serta kekuatan kita sebelum kita berperang!
Kemudian setelah itu, baru kita masuk ke dalam 9 elemen #Marketing. Hermawan Kartajaya membagi 9 elemen ini menjadi 3 bagian, yaitu Strategy, Tactic, & Value. Dimensi Strategi dibagi 3, yaitu #Segmentation, #Targeting, #Positioning dengan menitik beratkan pada Positioning. Dimensi Taktik dibagi 3, yaitu #Differentiation, #Marketingmix, #Selling dengan menitik beratkan pada Differentiation. Dimensi Value juga dibagi 3, yaitu #Brand, #Service, #Process dengan menitikberatkan pada Brand. 9 elemen inilah yang menjadi “nyawa” dari #Marketing. Mungkin untuk orang yang terbiasa dengan istilah #Marketing, istilah seperti ini sudah tidak asing lagi. Namun, bagi anda yang “buta” tentang #Marketing, update terus postingan dari saya ya!
Dari #Positioning, #Differentiation, #Brand ini terbentuk teori yang paling saya suka dari Hermawan Kartajaya, yaitu Teori segitiga #PDB & Teori 3i, identity, integrity & image . Teori segitiga #PDB berkata bahwa sebuah #Brand atau merek harus memiliki #Positioning untuk memiliki identity atau identitas yang kuat, #Positioning juga harus di back-up dengan #Differentiation agar tercipta integrity atau integritas agar tidak dianggap omong doang. #Differentiation yang mendukung #Positioning pastinya akan menciptakan #Brand image yang kuat. Simple kan?
Teori ini merupakan selalu dipakai oleh beliau dalam menulis buku, & teori ini juga selalu dikembangkan oleh beliau di dalam bukunya. Jika ingin membaca lebih lengkapnya & melihat model teorinya, baca saja buku buku yang ditulis oleh beliau atau kunjungi websitenya di www.markplusinc.com Anda juga bisa memfollow twitter beliau : @hermawank
Saya cenderung menyarankan untuk membaca bukunya saja. Gag seperti textbook sekolah kok, malahan penuh dengan studi kasus sesuai dengan teorinya jadi kita yang awam tentang #Marketing bisa mengerti dengan cepat.
Well, #Marketing itu simple(belum tentu gampang) kan? Gag seribet yang kita pikirin!
RD
Source : Kartajaya, Hermawan. “Grow With Character : The Story”, Gramedia, 2010
Welcome to #Marketing World!
What comes in top of your mind when you heard the word “Marketing”?
Some people said #Marketing is selling, and people always associated it with salesman! And the worst things are: they always think all salesmen are liars, who try to cheating the customer with their story. Negative association about #Marketing leading people to misconception about what is it really about. But, for your information, salesman is only one of the Marketing tools that used by the management to pursue its goals or objectives.
In my opinion, #Marketing is an art! Art to anticipating uncertainty! #Marketing is not only talking about selling, but also responding to changes, promoting the product, making strategy to anticipate competitor killing us, and the most important is making customer happy! And what is the benefit for us if we do it? We get profit or money! What a fun job, isn’t it? We try to make people happy, and we got money from it!
What is the importance of #Marketing? In every business that you do, selling a good product is not enough. You should know how to market your product, what kind of improvement that you need to do, and the most important thing is how you adapt with all of the changes that happens. You need to responses changes quickly or you will be consumed by the changes. There a lot of changes that happening from technology, social & culture, economics, political, legal, even your customer is changing, too! How could you sell the same product to the changed market? That’s why I said selling good product is not enough!
You also should know that #Marketing is a management process and it cannot stand alone. Generally, there are five departments in every organizations. Financial, Production, Human Resource, Research & Development, and #Marketing. These five departments need to work together to reach the organization objective and goal. Who should organize the money to fund anything if it is not the Finance Department? Who should make the product if it is not the Production team? Who should hire the people if it is not the Human Resource Department? Who should develop the new product idea if it is not the R&D Department? Finally, who should make the strategy to market the product if it is not the #Marketing Department? After you see these five functions, would you agree with me if I said #Marketing cannot stand alone?
Does the #Marketing principle only can be used at business field? Not at all! You could apply it in every field. Politic, Art, Music, even you could use it to market yourself!
So after you know about #Marketing and the importance of it, do you still think about it in the same way? I hope after you read this article and my blog, it will help you understand the shape of #Marketing and you begin to reinforce your image about #Marketing in different way.
Welcome to #Marketing world!
RD
Self – Learning by Reading
I have read almost 10 books about Marketing. It teaches me a lot of things that I don’t get at School. Almost all of the book that I have read written by Hermawan Kartajaya. I really like his thought & model because he simplify the Marketing concept. His model & theories really helps me a lot to know what Marketing really are.
Reading also helps me expand my knowledge, so I know a lot of things that are not taught at school. It helps me to find what my passion really are. And you know, there is an idiom said ” Your future determined by what you read”.
That is why I suggest you to read anything that interest you. It really helps you to perform, not only at school, but also in your daily life.
Trust me, I have done it!
RD
First Post!
Hello guys! My name is Ryan. This is my first blog about Marketing & I hope I can help you guys in this field
The purpose I make this blog is I want to learn about Marketing world, and I hope we can learn together. So please feel free to leave a comment or criticize me about what have I post. I’m still learning too! so I’m sorry if I make a few mistakes
So, welcome to Marketing World!
RD
Twitter : @Raienzz
Facebook : Ryan Dwana









